Skip to main content
Diagram modul HMVC pada APIK, Aplikasi Ujian Kompetensi

Definisi dan Fitur APIK (Aplikasi Ujian Kompetensi)

Sejarah Sistem

Definisi

APIK (Aplikasi Ujian Kompetensi) adalah sistem ujian kompetensi, dipakai untuk mengelola bank soal, peserta, token akses ujian, dan penilaian ujian kompetensi lintas program studi. APIK adalah cikal bakal langsung PurwaExam, generasi penerusnya yang dibangun dengan Laravel 13 dan Filament v4.

Framework dan Stack

KomponenDetail
FrameworkCodeIgniter 3.1.13
Pola arsitekturHMVC (Hierarchical MVC) via Modular Extensions MX v5.5
BahasaPHP
DatabaseMySQL (skema apikdb)

Pola HMVC memecah aplikasi jadi modul mandiri — masing-masing punya controller, model, dan view sendiri — berbeda dari struktur MVC standar CodeIgniter yang menumpuk semua controller dalam satu folder datar.

Daftar Modul

ModulFungsi
adminKelola akun admin & pengelola
dashboardRingkasan aktivitas
rumpun (+ subrumpun, lo)Struktur akademik berjenjang: rumpun ilmu → sub-rumpun → Learning Outcome
quationBank soal — CRUD, import file, filter per Learning Outcome
mahasiswaData mahasiswa, termasuk import massal
participantData peserta per sesi ujian
examinationPeserta mengerjakan ujian, ganti password
tokenGenerate kode akses ujian per sesi
scorePenilaian, ekspor data, cetak (rekap admin / hasil peserta / lembar jawaban)
evaluasiLaporan evaluasi per rumpun / sub-rumpun / Learning Outcome, dengan cetak
settingPengaturan umum & pengaturan khusus ujian
userLogin, logout, ganti password

Konsep yang Diwariskan ke PurwaExam

  • Struktur akademik berjenjang rumpun → sub-rumpun → Learning Outcome, dasar pengelompokan soal di kedua sistem
  • Token akses ujian per sesi, konsep yang berkembang di PurwaExam menjadi ExamToken dengan validasi header Safe Exam Browser
  • Bank soal per Learning Outcome, termasuk fitur import — di PurwaExam berkembang jadi importer dengan validasi dan deteksi duplikat otomatis

Batasan Arsitektur (Konteks Historis)

Beberapa hal berikut bukan kekurangan dalam arti negatif, melainkan cerminan kebutuhan di masanya:

  • Bank soal bersifat terbuka untuk semua dosen — tidak ada konsep kepemilikan soal per kelas
  • Tidak ada panel admin dengan peran granular (role-based access control berlapis)
  • Tidak ada integrasi Safe Exam Browser untuk mengunci mode ujian
  • Tidak ada backup basis data terjadwal otomatis maupun audit log perubahan data

Kebutuhan-kebutuhan inilah yang kemudian jadi alasan utama pembangunan ulang penuh di PurwaExam, dibahas detail di Arsitektur Teknis PurwaExam.

Referensi Terkait