Skip to main content
Dashboard Garis Purwa menampilkan Selection Index dan pohon silsilah digital perkutut — dibangun dengan Laravel 13 oleh Sashindo Project

Studi Kasus: Membangun SaaS Niche dari Nol dengan Laravel

3 min 489 words

Ada masalah yang tidak bisa diselesaikan Google Sheets. Bukan karena Sheets-nya kurang canggih — tapi karena masalahnya membutuhkan sesuatu yang berbeda secara fundamental.

Itulah yang kami hadapi saat mulai membangun Garis Purwa.

Masalah yang Tidak Ada Solusinya

Komunitas peternak perkutut Indonesia punya kebutuhan yang sangat spesifik: mencatat silsilah burung hingga empat generasi, menghitung risiko perkawinan sekerabat secara akurat, dan menerbitkan sertifikat pedigree yang bisa diverifikasi pembeli secara mandiri via QR code.

Tidak ada software yang bisa melakukan ini. Bukan karena tidak ada yang mau membuatnya — tapi karena pasarnya sangat niche dan kebutuhannya sangat teknis.

Saya memulai dengan pertanyaan yang sederhana: kalau dibangun, seperti apa arsitekturnya?

Dua jam kemudian saya punya kerangka. Dua bulan kemudian, platform-nya live.

Yang Paling Sulit: Algoritma, Bukan UI

Sebagian besar proyek web, bagian tersulit adalah desain database dan UX. Garis Purwa berbeda.

Bagian tersulit adalah Coefficient of Inbreeding (COI) — formula matematika dari 1922 yang menghitung seberapa besar kemungkinan seekor burung mewarisi gen identik dari kedua induknya karena kekerabatan. Formula ini membutuhkan traversal rekursif seluruh pohon silsilah, dengan memoization agar tidak terjadi kalkulasi ulang di simpul yang sama.

Verifikasi akurasinya pun harus eksak: saudara kandung harus menghasilkan COI 25%, saudara tiri 12.5%, pasangan tidak berkerabat 0%. Tidak ada ruang untuk “kira-kira benar.”

Setelah COI selesai, Selection Index lebih mudah — formula Smith-Hazel (1943) yang menggabungkan empat komponen (suara, prestasi, potensi genetik, COI-faktor) dengan normalisasi untuk burung yang datanya belum lengkap.

Yang tidak pernah saya perkirakan butuh waktu lama: E-Pedigree PDF. Dokumen resmi dengan layout silsilah empat generasi, QR code yang menghubungkan ke profil digital burung, dan watermark farm. dompdf cukup capable — tapi debugging layout tabel nested di PDF itu pengalaman tersendiri.

Arsitektur yang Diputuskan

Multi-tenant dengan isolasi client_id — satu database, satu aplikasi, ratusan peternak dengan data terisolasi sempurna. Pendekatan ini lebih sederhana dari database-per-tenant untuk skala yang kami targetkan, dan lebih mudah di-maintain pada hosting shared tanpa SSH.

Tiga jalur pembayaran diintegrasikan dalam satu modal: Midtrans Snap untuk kartu dan e-wallet, transfer bank manual dengan konfirmasi, dan PayPal untuk pembeli luar negeri. Alur tiga langkah ini ternyata yang paling banyak pertanyaannya dari klien yang mau proyek serupa — karena kelihatan sederhana di UI tapi banyak edge case di backend.

Bilingual EN/ID dari hari pertama, bukan retrofitting. Sekitar 580+ translation key. Keputusan yang benar — menambahkan bilingual setelah aplikasi jalan itu dua kali lebih mahal dari melakukannya di awal.

Hasilnya

Platform live. Pengguna berbayar. Fitur terus berkembang berdasarkan feedback peternak aktif.

Yang lebih penting dari angka: klien punya aset digital yang sepenuhnya milik mereka — bukan ketergantungan ke platform pihak ketiga yang bisa tutup atau naikkan harga kapan saja.


Setiap proyek SaaS punya masalah uniknya sendiri. Kalau Anda punya kebutuhan yang tidak bisa dijawab software yang sudah ada — atau sudah coba pakai Sheets/Notion tapi tidak cukup — ceritakan ke kami. Kami mulai dari masalahnya, bukan dari template.

Belum yakin apakah bisnis Anda sudah butuh aplikasi kustom atau masih bisa dengan solusi yang ada? Artikel ini membantu Anda menilainya.

Bagaimana kami membangun Garis Purwa — SaaS multi-tenant dengan algoritma COI kustom dan E-Pedigree berQR — dari kebutuhan yang belum ada solusinya.